5 Hal Alami Kenaikan Harga di Tahun 2022

0 Comments

Viral foto harga satu biji gorengan yang naik per 1 Januari 2022. Kondisi tersebut adalah salah satu contoh inflasi yang nyata. Sebelumnya harga gorengan rata-rata antara seribu sampai dengan seribu lima ratus rupiah. Namun, dengan adanya inflasi, kenaikan harga tidak bisa dibendung lagi.

Selain gorengan, ada beberapa barang yang naik di tahun 2022. Terlebih tahun sebelumnya pemerintah daerah sudah menetapkan kenaikan UMP dengan persentase antara 1-5%. Untuk DKI merevisi kenaikan UMP Jakarta 2022 menjadi 5,1%.

Kenaikan tersebut tidak perlu disikapi secara reaktif. Pasalnya saat ini masih ada beberapa lembaga keuangan yang memberikan keringan cicilan 12 bulan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, elektronik, hingga pemenuhan gaya hidup sampai dengan dana darurat sekalipun.

Berikut ini adalah beberapa hal yang diprediksi akan mengalami kenaikan harga di tahun 2022;

1. Biaya Pendidikan

Salah satu bidang yang juga terkena dampak pandemi adalah pendidikan formal dan non formal. Namun demikian, dengan adanya beberapa kebijakan terkait dengan protokol kesehatan membuat beban biaya pendidikan bertambah. Terutama soal operasional dan karyawan yang perlu dipertahankan.

Sehingga wajar jika biaya pendidikan pun mengalami penyesuaian atau kenaikan. Terlebih dengan adanya kebijakan kenaikan UMP, beberapa lembaga perlu menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing daerahnya. Beban inilah yang pada akhirnya akan ditanggung juga oleh para orang tua sebagai konsumen pendidikan formal maupun non formal.

Awal tahun atau pendaftaran biasanya tidak bisa ditunda lagi jika soal pendidikan. Kondisi demikian kadang-kadang membuat orang tua sedikit kelabakan terutama jika tanggal tua tidak ada persiapan secara dana.

Tenang, kondisi demikian bisa ditalangi oleh Kredivo. Tidak hanya menyediakan cicilan 12 bulan untuk belanja barang, Kredivo juga berikan pinjaman untuk dana darurat seperti biaya pendidikan. Bunganya tetap rendah hanya 2,6% saja per bulan. Khusus untuk member premium bisa mendapatkan kredit limit sampai dengan Rp30 juta.     

2. Makanan

Industri makanan menjadi hal yang lumrah jika mengalami kenaikan harga. Hingga awal tahun 2022 saja, harga telur masih berada di atas batas normal di angka Rp30 ribuan per kilogram. Kenaikan harga makanan biasanya akan terjadi pada harga makanan pokok. Untuk makanan-makanan lainnya, biasanya akan mengikuti harga bahan dasar. Otomatis akan memengaruhi rantai makanan lainnya. Efeknya memang akan meluas, uang belanja makanan jadi harus ditambah di tahun 2022. 

3. Pakaian

Tren pakaian di masa pandemi memang menurun. Terlebih departemen store yang juga terkena imbasnya. Namun sebagai salah satu bahan kebutuhan pokok terutama seragam sekolah, pakaian tetap akan menjadi salah satu yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Terbukti bahwa saat PPKM mulai longgar, ada banyak orang tua yang berburu pakaian anak. Sebabnya banyak anak-anak yang terlalu lama berada di rumah dengan pakaian yang semakin kekecilan.   

4. Perumahan

Beberapa riset menunjukkan bahwa kini generasi milenial mulai berpikir untuk memiliki rumah. Tren ini meningkat selama masa pandemi akibat pembatasan di mana-mana sehingga membuat rencana traveling menjadi terhambat. Wal hasil dana yang sudah dialokasikan untuk traveling kini dialokasikan ke pos lain salah satunya adalah investasi di bidang properti.

Seiring dengan permintaan rumah yang makin meningkat membuat popularitas rumah tapak menjadi tinggi dibandingkan dengan perumahan vertikal. Walhasil kini banyak yang mencari rumah tapak dibandingkan dengan apartemen murah sekalipun dengan alasan lebih private serta lebih leluasa dan menjaga protokol kesehatan menjadi terkontrol dengan baik.

5. Jasa

Kondisi pandemi menjadi berkah bagi sebagian industri termasuk industri digital. Ada banyak jasa digital yang lambat laun mulai dibutuhkan oleh perusahaan yang baru terjun dalam dunia digital. Sebut saja jasa digital marketing, SEO, foto produk, hingga menggunakan influencer untuk kebutuhan marketing. Tak bisa dimungkiri jika makanan, pakaian, serta pendidikan naik, akan memiliki efek berantai termasuk pada bisnis jasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.